Praktik Retorika di Eropa Abad Pertengahan dan Dunia Islam: Konteks Historis dan Pertimbangan Ontologis

Authors

  • Satriyadi Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

DOI:

https://doi.org/10.65787/at-takillah.v2i2.520

Keywords:

Pendidikan, Guru PAI

Abstract

Studi ini mengeksplorasi praktik retorika selama periode Eropa Abad Pertengahan dan dalam konteks dunia Islam, menyoroti dinamika historis dan pertimbangan ontologis yang membentuknya. Dengan mengadopsi pendekatan komparatif, penelitian ini menguraikan bagaimana retorika tidak hanya sebagai seni persuasi tetapi juga sebagai medium yang mencerminkan nilai, pemikiran, dan ontologi masing-masing peradaban. Di Eropa Abad Pertengahan, retorika terintegrasi dalam tradisi intelektual Scholastik, yang memadukan agama dengan filsafat, menekankan pada retorika sebagai alat untuk penyebaran ajaran Kristen dan mediasi pengetahuan. Sebaliknya, dalam konteks dunia Islam, retorika berkembang dalam lingkup yang luas, dari penggunaannya dalam teks-teks agama, hukum, hingga kesusastraan, menunjukkan fleksibilitas ontologis yang lebih besar dalam pemikiran Islam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa, meskipun berbeda, kedua tradisi tersebut menunjukkan adanya keterkaitan yang mendalam antara retorika, identitas sosial, dan struktur ontologis masyarakatnya. Dengan demikian, kajian ini memberikan wawasan baru tentang peranan retorika dalam membentuk dan mengungkapkan realitas sosial dan ontologis dalam dua peradaban ini

Downloads

Published

2024-11-16

Issue

Section

Articles